Motifasi : Memaknai Petualangan Columbus, Lalu Mengapa Tidak Anda Lakukan?

Kristoforus Kolumbus, seorang penjelajah dan pedagang asal Genoa, Italia, yang menyeberangi Samudera Atlantik dan sampai ke benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1492. Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat.

Di suatu kesempatan saat ia baru saja kembali dari pelayarannya mencari India, Colombus dijamu dalam sebuah pesta besar, yang dipenuhi oleh pembicaraan-pembicaraan seru tentang ditemukannya benua baru.

Ia dengan segera menjadi pusat perhatian, dan membuat orang terkagum-kagum dengan ceritanya.

Sebenarnya, yang ditemukan Colombus bukanlah sesuatu yang baru bagi kebanyakan petualang samudra. Sehingga beberapa orang yang iri mulai berkomentar, “Ah, apa yang istimewa darinya? semua orang juga bisa berlayar dan menemukan benua baru. Itu biasa.”

Rupanya komentar ini sampai ke telinga Colombus. Hal ini membuat Colombus tersenyum dan tertarik untuk mematahkan pendapat orang-orang yang iri itu.

Ia meminta sebuah meja dan telur rebus yang masih utuh kulitnya. Lalu ia menantang, “Siapa pun yang bisa membuat telur ini berdiri tegak pada ujungnya diatas meja, akan kuberikan semua gelar dan kekayaan yang kumiliki.”

Orang-orang pun menyambut tantangannya. Satu-satu, mereka mencoba menegakkan telur itu diatas meja. Tentu saja tidak ada yang berhasil karena setiap telur di dunia berbentuk elips yang tidak bisa tegak.

Colombus akhirnya maju setelah semua menyerah. Ia lalu meletakkan bagian ujung telur tersebut dengan menekannya keras-keras keatas meja. Telur itu sekarang berdiri tegak karena ujungnya sudah tidak lagi bulat.

weheartit

Namun, apa reaksi orang-orang itu? “Kalau begitu caranya, kami juga bisa..

Dengan tenang Colombus menjawab, “Lalu mengapa tidak kalian lakukan?”

Sebuah karya orang lain bisa dengan sangat mudah Anda anggap hal yang biasa dan merasa Anda juga bisa melakukannya. Tapi apa yang membedakan? Cara Anda berpikirlah yang membuat Anda terus berusaha mencari-cari alasan tanpa melakukan apa-apa untuk mewujudkannya.

Dengan mengatasi semua halangan dan godaan, seseorang dapat tiba pada tujuannya. Christoper Colombus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s